Rabu, 05 Oktober 2011

Bahagia dalam Masalah

Adakah di antara kita yang hidup nya TANPA masalah????

Jika ada tolong kasih tau saya, saya sangat ingin berkenalan dengan anda..

Saya dilahirkan dari keluarga sangat sederhana. papa saya sudah meninggalkan kami karena stroke yang di deritanya ketika saya usia 6 or 7 tahun
sejak itu cici dan koko serta mama bahu membahu memenuhi kebutuhan kami sehari hari...

makan, sekolah, biaya utilitas dan lain lain menjadi hal yang sangat tidak saya pikirkan tetapi sangat dipikirkan oleh mama dan kakak - kakak saya..
Mereka jualan kue2 basah kue2 kering, masakan2 sayur matang, dan lain lain
apapun dilakukan untuk menyambung hidup keluarga kami
kakak saya ada yang bekerja sambil kuliah - sedangkan saya kuliah tok...
kakak saya ada yang tidak kuliah karen kesibukan kerja dan lain sebagainya
mama sampai kurang istirahat karena sibuk bekerja
sedangkan saya.....................
yang saya tau adalah belajar dan main..

Dje kecil tumbuh dengan kasih sayang dan manja dari semua kakak dan mamanya..
segala kebutuhannya dipenuhi..

seiring waktu berjalan saya semakin besar dan beranjak menjadi remaja dan terus bertumbuh menjadi dewasa

dari semua masalah yang di hadapi keluarga selama 30 tahun saya hidup
bertengkar, selisih paham dan debat pasti ada..
saya selalu menyusahkan kakak dan mama saya
saya bersyukur mereka sangat sabar membimbing saya untuk menjadi pribadi yang matang

masalah ada membuat kami sekeluarga semakin merapatkan barisan untuk kami menjaga dan melindungi satu sama lain
satu demi satu masalah muncul kepermukaan
saat saya mulai ikut pusing memikirkan cicilan motor, biaya listrik, air dan telpon
juga biaya biaya hidup lainnya

saat itulah saya mengerti betapa saya sangat berhutang budi dan menyusahkan kakak dan mama saya

tetapi seiring dengan bermunculan masalah yang membuat saya susah tidur, mikirin
sisi lain saya sangat bahagiaa..

lohhh... kenapa..

ternyata kasih sayang di antara keluarga besar saya
semakin nyata, terasa dan sangat kental

teguran, debat dan perbedaan pandangan menjadi topik diskusi yang menarik di tengah tengah masalah yang menghimpit saya dan keluarga saya

Saya bahagia berada di keluarga ini..
masalah membuat kami semakin salaing menjaga dan mengasihi bukan meninggalkan..

saya sempat menitikan air mata saat dimana saya dan kakak saya berpelukan untuk meminta maaf
saya tertawa terpingkal pingkal saat melihat aksi ponakan saya

masalah masih ada..
biaya hidup... listrik, air, telepon dan lain lain...

tetapi dengan kita fokus ke masalahnya kita akan mengurangi nikmat dari masalah

Usul saya, fokus pada keluarga, itu akan membuat kita lebih menikmati masalah..
tanpa bermaksud membuat kita tidak memikirkan solusi dari masalah, tapi dengan fokus pada keluarga menjadikan kita lebih berfikir jernih dalam mencari dan menjalankan solusi

dje_lim Proper for You as Your Consultants

Tidak ada komentar:

Posting Komentar